Title : 12 Princes
Length : Chaptered
Author : Little Monster
Genre : Fantasy, Comedy
Cast :
EXO members
Jung Yunho DBSK as The King
BoA as The Queen
The rest of DB5K members
Other cast, ada yang nongol dikit ada yang numpang lewat namanya doang
DLL DSB DST ETC
<<<
Disclaimer
SEMUA CAST MILIK SAYA, SAUDARA SETANAH AIR!!! KAN SAYA YANG BIKIN CERITA!!! *niru mbak Mejie Magic*
hahahaaaaaa,,, bercandaaaaaa
hai, this is Little Monster and this is my first FF.
Bukan yang pertama sih, cuma ini yang pertama di publish
semoga terhibur dengan ceritanya, dan monggo dikomen
oiya, bahasanya antara baku dan tidak baku
Mau plagiat?? Dosa tanggung sendiri
Enjoy everyone
<<<
Duabelas pangeran jadi satu.....
Rebutan tahta nggak ya kira-kira??
<<<
Seokjoo berjalan melewati beberapa patung raja terdahulu dengan pikiran kalang kabut. 'Kampret ni raja satu,' batinnya sewot, 'gue lagi sarapan juga. Awas aja kalo ternyata tugasnya nggak penting. Gue gerogotin kepalanya.'
"Akhirnya kau datang juga Seokjoo yangperkasa dan hebat," sambutan Yunho membahana di aula utama istana, "aku sudah lama.........." "Halah nggak usah baca puisi," sela Seokjoo, masih kesal dengan rajanya yang satu ini, "to the point aja, Tuan Raja. Ngapain pagi-pagi manggil saya?" Yunho langsung memasang wajah datarnya seraya membatin, 'Sialan ni bocah satu. Kalo aja lo bukan anaknya penasihat setia bapak gue udah, gue lempar lo ke laut.' "Aku manggil kamu karena ada tugas penting," kata Yunho, "mau tau?"
"Nggak," jawab Seokjoo.
"Jadi tugasnya kamu harus turun ke bumi buat nyari duabelas pangeran kerajaan kita," kata Yunho serius, "kelompoknya si kepala gede Yesung nyulik anak-anakku dan dibuang ke bumi. Tujuannya supaya aku nggak punya penerus dan anaknya yang jadi raja gantiin aku. Nah, kamu harus nyari duabelas pangeran itu, soalnya kalo posisi raja diduduki anaknya Yesung, bisa kacau kerajaan ini. Yang ada ntar kerajaan ini terbengkalai gara-gara Kyuhyun bukannya ngurus pemerintahan malah main PSP tiap detik."
"Lho si Kyuhyun dapet PSP darimana?" suara Junsu terdengar berbisik.
"Dari negara tetangga," jawab Jaejoong, "sejak ada PSP anak itu makin autis."
"Itu duabelas pangeran anaknya Tuan Raja semua?" tanya Seokjoo polos.
.
.
.
.
.
.
Hening.
"Bukan, anaknya tukang gali kubur deket pasar ikan," Yunho menjawab dengan wajah datar lagi, "ya anak gue, terong! Yang namanya pangeran itu pasti anaknya raja! Dih, cantik-cantik bego."
"Nyonya Ratu kasian ya ngelairin sampe duabelas kali," gumam Seokjoo sambil menerawang entah membayangkan apa. Yang jelas bayangannya ada rated 25+.
"Udah udah!" kata Yunho mulai frustrasi, "pokonya kamu harus nyari anak-anakku. Kalo gagal, kepalamu yang aku penggal." "Keuntungan buat saya apa?" tanya Seokjoo, "mereka jadi raja atau enggak itu bukan urusan saya." "Kalo Kyuhyun yang jadi raja, bisa-bisa kamu dipenjara? Mau kamu? Kan kamu yang bikin pacarnya Kyuhyun kejang-kejang gara-gara kamu lemparin cicak," balas Yunho.
Seokjoo mingkem, dia ingat duluuuuuuuuu sekali pas dia masih umur duabelas tahun dia pernah membuat Seohyun, pacarnya Kyuhyun kejang-kejang tujuh hari tujuh malam gara-gara seekor bayi cicak. Dan sejak saat itu dia dumusuhi Kyuhyun, padahal dulu mereka sangat dekat. Seperti jempol kaki dan jempol tangan, dekat kan? Saking dekatnya kalau ketemu pasti jambak-jambakan, cakar-cakaran, tendang-tendangan. Untung bukan bunuh-bunuhan.
"Oke deh," akhirnya Seokjoo setuju, dan itu melegakan raja dan ratu, "eh tapi nanti saya dapet imbalan ya." "Kerja belom udah minta imbalan," kata Yunho, "iya ntar lo gue kasih jatah libur sehari. Yoochun, kasih daftar nama anak-anakku." Yoochun, si penasihat raja sekaligus adiknya Yunho itu memberikan sebuah gulungan kertas beraroma sedap malam kepada Seokjoo. Seokjoo membaca nama-nama yang tertera, yang sudah urut dari yang tertua sampai yang termuda. "Aku harap kau benar-benar bisa menemukan anak-anakku," suara lembut mendesis BoA, sang ratu terdengar, "tolong temukan mereka ya."
"Bentar deh," kata Seokjoo, "Tuan Raja yang cerdasnya ngalahin Changmin, ini gimana saya nyarinya kalo yang dikasih cuma daftar nama? Emangnya saya mau sensus penduduk?" "Dikasih fotonya juga lo nggak bakal ngenalin," kata Changmin, "orang cuma ada foto pas mereka baru lahir."
"Itu nama disana bisa bercahaya di deket orang yang punya nama," kata Jaejoong, "misal lo ada di deket Kai, ya nama Kai bakal bercahaya. Nah, tinggal lo cari orangnya. Beres, kan?" 'Beres pala lo gede,' batin Seokjoo, 'nah kalo di deket gue ada seratus orang masa gue harus ngecek satu-satu.'
Akhirnya Seokjoo mengangguk lagi. Iyain aja daripada kepala jadi korban. Seokjoo pun bersiap-siap untuk berangkat ke bumi. Ketika malam tiba, dia diantar oleh Changmin menuju portal menuju bumi. "Ati-ati di jalan, ya," kata Changmin, "oh iya, ntar kalo nyampe bumi gue titip salam buat Victoria ya. Kenal, kan? Pacar gue di bumi. Bilang gue kangen dia banget-banget. Ya?" Seokjoo hanya menatap Changmin datar. 'Sempet ya ni orang nitip nitip salam. Berasa gue ini tukang pos,' batinnya. "Kalo nggak lupa, ya," jawab Seokjoo. Dia menghela napas. bersiap memulai perjalanannya di bumi mencari duabelas orang yang entah ada di satu lokasi yang sama atau ada di lokasi yang berbeda.
Baru beberapa langkah, Seokjoo mandek. Iya, berhenti. Dia putar balik, menghampiri Changmin yang masih disana. "Kenapa bukan lo aja yang ke bumi?" tanya Seokjoo, "kan lumayan lo bisa nyambi kangen-kangenan sama Victoria."
"Maunya sih gitu," kata Changmin yang langsung memasang tampang sendu menjijikkan, "tapi kata Tuan Raja kalo gue yang ke bumi bisa-bisa bukannya nyariin pangeran malah sibuk pacaran sama Victoria."
"Emang lo gitu?"
"Nggak tau. Tapi kayaknya sih iya."
Seokjoo menghela napas. "Yaudah gue cabut dulu," katanya, "doain nggak kejebak macet, ya." "Macet jempol lo cantengan," balas Changmin, "orang pake portal ajaib mana ada macet?" Seokjoo tertawa pelan, perlahan tubuhnya menghilang dibalik pusaran berwarna hitam.
'Selamat datang, bumi,' batin Seokjoo, ' Tuan-tuan Pangeran, siap-siap ya.'
<<<
Garing?
Aneh?
Klasik?
Tipikal?
Maklumi aja, ini FF udah lama, masih jaman aku baru-baru demen FF
*bow bareng Sooman*
Review dan komen yaaaaaaa,,
ngebash juga boleh,,
open bash kok XD

Tidak ada komentar:
Posting Komentar